DARI PENGETAHUAN KELAS MENUJU KOMUNIKASI NYATA: PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBICARA PEMBELAJAR BIPA TINGKAT PEMULA MELALUI PEMBELAJARAN KOMUNIKATIF-KONTEKSTUAL

Main Article Content

Abdul Azis
Shafariana

Abstract

Pembelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat pemula sering telah mengenal kosakata dan pola kalimat sederhana, tetapi belum mampu menggunakannya secara spontan dalam komunikasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan awal dan hambatan berbicara pembelajar BIPA tingkat pemula, menganalisis penerapan pembelajaran komunikatif-kontekstual, serta mengidentifikasi kecenderungan perubahan performa berbicara selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-reflektif. Subjek penelitian terdiri atas satu orang pengajar dan delapan pembelajar BIPA tingkat pemula di Unit Pembelajaran BIPA Universitas Negeri Makassar. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran dan dokumentasi pedagogis dengan instrumen berupa lembar observasi, catatan lapangan, format evaluasi, dan lembar analisis dokumentasi. Data dianalisis secara tematik melalui pengodean, pengelompokan tema, perbandingan antarkegiatan, dan penafsiran temuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara penguasaan unsur kebahasaan dan kemampuan berkomunikasi secara spontan. Hambatan yang ditemukan meliputi aspek fonologis, leksikal, gramatikal, dan strategis. Pembelajaran komunikatif-kontekstual dilaksanakan melalui enam tahap, yaitu pengenalan konteks, penyediaan sumber daya kebahasaan, latihan terbimbing, tugas komunikatif, umpan balik, dan refleksi. Selama pembelajaran, tampak kecenderungan berkurangnya ketergantungan pada teks, meningkatnya partisipasi, berkembangnya respons, membaiknya keterpahaman sebagian tuturan, dan munculnya strategi untuk mempertahankan komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran komunikatif-kontekstual menyediakan tahapan pedagogis yang mendukung peralihan dari pengetahuan kebahasaan menuju penggunaan bahasa yang lebih responsif. Kemampuan berbicara BIPA perlu dikembangkan dan dinilai secara terpadu berdasarkan ketepatan, keterpahaman, kesesuaian konteks, partisipasi, dan strategi komunikasi. 

Article Details

Section
Articles