Pemanfaatan Sintaksis bagi Pengembangan Wirausaha Bahasa (Studi Implementatif Kawasan Jatinegara Kaum)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan sintaksis dalam pengembangan wirausaha bahasa, khususnya melalui produk kreatif berupa souvenir berbasis kebahasaan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk menjembatani kajian linguistik yang cenderung teoritis dengan dunia praktik kreatif berbasis bahasa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi di Jatinegara Kaum, sebuah komunitas lokal yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan tradisi dakwah yang terjaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua bentuk sintaksis yang dominan dimanfaatkan adalah frasa nominal dan klausa verbal. Frasa nominal digunakan karena ringkas, padat, dan ekonomis dalam ruang desain, sekaligus memiliki kekuatan simbolik yang menegaskan identitas atau emosi. Klausa verbal berfungsi sebagai ajakan persuasif yang membangun interaksi sosial antara produk dengan pengguna. Temuan ini membuktikan bahwa sintaksis dapat bertransformasi menjadi strategi branding kultural sekaligus media pelestarian identitas lokal melalui wirausaha bahasa.