APRESIASI SENI, BUDAYA, DAN SASTRA INDONESIA SEBAGAI SARANA PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DI KABUPATEN KOTABARU
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat apresiasi
masyarakat terhadap seni, budaya, dan sastra Indonesia sebagai sarana
pelestarian kearifan lokal di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif.
Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada masyarakat Kabupaten
Kotabaru yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan
menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan skor, rata-rata, dan
persentase pada setiap indikator penelitian. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa masyarakat Kabupaten Kotabaru memiliki tingkat apresiasi yang
tinggi terhadap seni, budaya, dan sastra Indonesia. Indikator pengetahuan
tentang seni, budaya, dan sastra memperoleh persentase 77,57%,
partisipasi dalam kegiatan seni dan budaya 74,50%, apresiasi terhadap
sastra Indonesia dan sastra daerah 77,57%, pemanfaatan media digital
untuk budaya 80,77%, serta pelestarian kearifan lokal 81,83%. Temuan
tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pemahaman yang baik
terhadap budaya, memandang sastra sebagai bagian penting dari identitas
budaya, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana pelestarian
budaya. Tingginya tingkat kepedulian terhadap pelestarian kearifan lokal
menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya masih memiliki posisi yang kuat
dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi dalam
memperkaya kajian mengenai apresiasi budaya dan pelestarian kearifan
lokal serta dapat menjadi dasar bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan
komunitas budaya dalam merancang program pelestarian budaya yang
berkelanjutan.