KONSTRUKSI IDENTITAS BUDAYA LAMPUNG MELALUI METAFORA SIMBOLIK DALAM ANTOLOGI PUISI KARYA PENYAIR LAMPUNG: KAJIAN ETNOSTILISTIKA
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konstruksi identitas budaya Lampung melalui metafora simbolik dalam puisi karya Iswadi Pratama, Ahmad Yulden Erwin, dan Isbedy Stiawan ZS dengan perspektif etnostilistika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif interpretatif. Sumber data berupa antologi puisi Genta
Secuil Batu, Perawai Tanpa Rumah, dan Nuwok Badik dari Percakapan dan Perjalanan. Data penelitian berupa kata, frasa, larik, dan bait yang mengandung metafora simbolik berkaitan dengan identitas budaya Lampung. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, baca, dan catat, sedangkan analisis data meliputi identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora simbolik dalam puisi karya ketiga penyair Lampung berperan sebagai media konstruksi identitas budaya. Metafora simbolik diklasifikasikan ke dalam lima kategori, yaitu metafora berbasis alam, adat, ruang budaya, spiritualitas, dan relasi sosial. Metafora berbasis alam dan ruang budaya menjadi kategori yang paling dominan, sedangkan metafora berbasis adat, spiritualitas, dan relasi sosial memperkuat representasi nilai-nilai budaya, memori kolektif, serta hubungan masyarakat dengan tradisi lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa metafora simbolik tidak hanya berfungsi sebagai unsur stilistika, tetapi juga sebagai media pelestarian dan representasi identitas budaya Lampung dalam karya sastra