PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN DALAM MENDUKUNG KETERAMPILAN MEMBACA SISWA SMKN 3 BANJARBARU DI ERA DIGITAL

Main Article Content

Anissa Soraya
Rusma Noortyani
Adhwa Ramadhina

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memperluas fungsi media sosial dari sekadar sarana komunikasi menjadi sumber belajar yang berpotensi mendukung pengembangan literasi membaca. Namun, efektivitas pemanfaatannya dalam pembelajaran masih memerlukan bukti empiris, khususnya pada jenjang sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini
bertujuan menganalisis pemanfaatan media sosial sebagai sarana pembelajaran dalam mendukung keterampilan membaca siswa di SMKN 3 Banjarbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 301 siswa kelas XI, sedangkan sampel terdiri atas 28 siswa kelas XI Teknik Kimia Industri yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket penggunaan media sosial dan tes keterampilan membaca, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berada pada kategori tinggi
dengan nilai rata-rata 80,14. Intensitas penggunaan media sosial menjadi indikator dengan skor tertinggi (4,18), yang menunjukkan bahwa siswa secara rutin memanfaatkan berbagai platform digital untuk memperoleh informasi dan menunjang aktivitas belajar. Keterampilan membaca siswa juga berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 80,54. Indikator memahami informasi tersurat memperoleh persentase tertinggi (87,50%), sedangkan memahami informasi tersirat menjadi indikator dengan persentase terendah (76,79%). Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial berpotensi menjadi sumber belajar yang mendukung pengembangan keterampilan membaca. Meskipun demikian, kemampuan memahami informasi yang memerlukan penalaran dan interpretasi masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang berorientasi pada literasi membaca. Oleh karena itu, penguatan literasi digital dan pendampingan guru dalam pemanfaatan media sosial secara edukatif menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan pembelajaran di sekolah. 

Article Details

Section
Articles