LITERASI DIGITAL MENUJU LITERASI AI: EKSPLORASI BERPIKIR KRITIS, INTEGRITAS AKADEMIK, DAN IDENTITAS BUDAYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Main Article Content

Arisni Kholifatu Amalia Shofiani
Dandy Ashghor Dawudi

Abstract

Perkembangan Generative Artificial Intelligence (GenAI) telah mendorong pergeseran paradigma pembelajaran dari literasi digital menuju literasi AI yang menuntut kemampuan berpikir kritis, integritas akademik, dan kesadaran budaya. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, penggunaan AI tidak hanya berpengaruh terhadap proses pencarian dan pengolahan informasi, tetapi juga terhadap cara mahasiswa membangun pengetahuan dan mempertahankan identitas budaya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh transformasi literasi digital menuju literasi AI terhadap kemampuan berpikir kritis, integritas akademik, dan identitas budaya mahasiswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan 25 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan 5 dosen di Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, analisis dokumen, dan focus group discussion, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi AI mahasiswa berada pada kategori baik dengan rata-rata 78%, kemampuan berpikir kritis 74%, integritas akademik 76%, dan identitas budaya 78%. Mahasiswa telah mampu memanfaatkan AI untuk mendukung pembelajaran sekaligus melakukan verifikasi informasi dan mempertahankan penggunaan bahasa serta nilai budaya lokal. Namun, masih ditemukan tantangan berupa rendahnya pengembangan ide secara mandiri, pemahaman terhadap risiko penggunaan AI, kejelasan batas penggunaan AI dalam tugas akademik, danintegrasi kearifan lokal dala m pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi AI dalam pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan kompetensi multidimensional yan entitas budaya. Oleh karena itu, pengembangan pembelajaran berbasis AI perlu diarahkan pada pemanfaatan teknologi yang kritis, etis, dan berorientasi pada penguatan karakter serta pelestarian budaya.

Article Details

Section
Articles