ISU KONTEMPORER DALAM NOVEL YANG TELAH LAMA PERGI KARYA TERE LIYE (KAJIAN NEW HISTORICISM)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini mengkaji representasi isu kontemporer di balik latar sejarah Kerajaan Sriwijaya abad ke-13 dalam novel Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye. Latar historis dalam novel ini tidak diposisikan sebagai objek verifikasi kebenaran sejarah, melainkan sebagai bingkai naratif untuk menyuarakan persoalan sosio-politik yang aktual pada masa penulisannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan new historicism, melalui pembacaan paralel antara teks novel dan dokumen non-sastra sezaman seperti artikel berita, jurnal, dan laporan lembaga terkait. Data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga isu kontemporer utama yang direpresentasikan di antaranya krisis tata kelola negara, problematika ekonomi masyarakat, serta ketimpangan pendidikan akibat kemiskinan. Isu-isu tersebut bergema dengan berbagai persoalan sosio-politik Indonesia pada persoalan yang beredar hingga pada tahun terbit novel maupun periode-periode sesudahnya yang menunjukkan, bahwa persoalan yang diangkat bersifat berulang dan struktural. Temuan ini menegaskan relevansi karya sastra sebagai medium representasi dan kritik terhadap dinamika sosio-politik yang terus berulang dalam realitas sosial masyarakat.