ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: STRATEGI MEMBANGUN LITERASI, ETIKA, DAN KOMPETENSI GLOBAL PESERTA DIDIK

Main Article Content

Belya Nayu Listi
Catrin Natasya
Ririn Lovenia Ardi

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mentransformasi berbagai praktik pembelajaran, termasuk pembelajaran Bahasa Indonesia yang dituntut mampu memanfaatkan teknologi secara inovatif tanpa mengabaikan penguatan kompetensi berbahasa, literasi, dan karakter peserta didik. Ketergantungan peserta didik terhadap AI berpotensi menggerus kemampuan berpikir kritis apabila tidak diimbangi strategi pembelajaran yang tepat, sementara persoalan etika akademik—seperti plagiarisme berbasis AI—dan kesiapan guru Bahasa Indonesia dalam mengintegrasikan teknologi ini masih menjadi persoalan mendesak yang belum terjawab secara memadai. Artikel konseptual ini bertujuan merumuskan strategi pemanfaatan AI dalam pembelajaran Bahasa Indonesia guna memperkuat literasi, membangun etika penggunaan teknologi, serta mengembangkan kompetensi global peserta didik tanpa mengabaikan peran guru dan nilai-nilai kebahasaan. Penulisan artikel ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan konseptual melalui analisis kritis terhadap teori, penelitian terdahulu, dan dokumen kebijakan terkait AI dalam pendidikan bahasa. Pembahasan difokuskan pada strategi pemanfaatan AI untuk meningkatkan literasi peserta didik, membangun etika penggunaan teknologi, mengembangkan kompetensi global, serta memperkuat peran guru sebagai desainer dan fasilitator pembelajara. Kebaruan artikel ini terletak pada penempatan Artificial Intelligence sebagai instrumen pendukung pembelajaran yang hanya akan memberikan dampak optimal apabila diintegrasikan melalui desain pembelajaran Bahasa Indonesia yang berorientasi pada literasi, etika, dan pengembangan kompetensi global
peserta didik.. Artikel ini diharapkan menjadi rekomendasi konseptual bagi guru, sekolah, perguruan tinggi, dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang adaptif, etis, dan berorientasi kompetensi global. 

Article Details

Section
Articles