PENGEMBANGAN MATERI AJAR MULTIMODAL MENULIS CERITA PENDEK DENGAN STRATEGI WEBBING UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Main Article Content
Abstract
Kesulitan mengembangkan menulis teks cerpen di antaranya menemukan ide, mendeskripsikan karakter, setting cerita, mengembangkan peristiwa, dan kesulitan membangun dialog dalam cerita. Salah satu solusi yang dapat mengatasi siswa agar mudah dalam menulis cerpen adalah menyediakan materi ajar multimodal menulis cerpen yang mudah dipahami dan dapat dipraktikan siswa. Materi ajar multimodal yang memadukan teks, gambar, dan skema visual sehingga memudahkan siswa dalam menulis cerpen salah satunya adalah strategi webbing (jaring-jaring). Melalui konsep webbing sebelum menulis, seseorang melakukan brainstorming, yaitu proses untuk mencari ide. Pendataan secara cepat ide-ide berupa kata-kata atau frase yang berhubungan dengan kata utama, saat itulah muncul di otak, diwujudkan dalam bentuk gambar/skema sehingga memadukan modalitas verbal dan visual secara multimodal. Tujuan Penelitian tahap pertama difokuskan untuk mengetahui kebutuhan guru dan siswa SMA dalam mengembangkan materi ajar multimodal menulis teks cerpen dengan strategi webbing. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia dan siswa SMA. Metode yang digunakan melalui observasi dan angket. Hasil penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa cerpen menjadi salah satu materi yang sulit dipahami siswa dan materi ajar cerpen yang digunakan saat ini belum sepenuhnya berdasarkan kebutuhan, karakteristik siswa. Untuk memenuhi kebutuhan guru dan siswa perlu dikembangkan materi ajar multimodal menggunakan strategi webbing sebagai alternatif materi ajar. Strategi webbing akan menyajikan instruksi, latihan, dan desain multimodal yang memadukan teks, gambar, dan skema visual secara menarik sehingga lebih mudah dipahami oleh guru dan siswa