Penggunaan Media Buku Cerita Bergambar Dwibahasa (Indonesia Sunda) Dalam Proses Pemerolehan Bahasa Anak di Paud Tarbiyatul Falah

Main Article Content

Nina
Yulia Adiningsih
Sofiatin
Sukardi Muhamad
Latifatul Badriyah

Abstract

Selama proses pembelajaran, mayoritas siswa PAUD Tarbiyatul Falah Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor lebih sering berbahasa Sunda. Hal tersebut dinilai bertentangan dengan UU No 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara sebagai jati diri bangsa, serta sarana komunikasi antardaerah dan antarbudaya daerah. Penelitian ini bertujuan mengatasi permasalahan siswa usia 5-6 tahun di PAUD Tarbiyatul Falah melalui strategi penerapan media buku Cerita Bergambar Dwibahasa (Indonesia-Sunda). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis. Sumber data penelitian ini yaitu 5 siswa PAUD Tarbiyatul Falah berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitaif; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan pada tahap awal siswa mengenal 40% kosakata Indonesia, namun setelah dilakukan strategi penerapan media buku tersebut, kemampuan mereka meningkat hingga 75%. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa media Buku Cerita Bergambar Dwibahasa (Indonesia-Sunda) mampu memberikan pengalaman baru dan berharga pada diri siswa PAUD tersebut. Rasa ingin tahu dan perhatian mereka terpenuhi ketika aktif berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Penggunaan kosa kata dan pemerolehan bahasa Indonesia pada diri siswa semakin bertambah. Hasil penelitian ini berdampak positif terhadap diri siswa pada saat mereka berkomunikasi dengan teman-teman dan gurunya dalam pembelajaran.

Article Details

Section
Articles