TKBI SEBAGAI INSTRUMEN PEMETAAN KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA ALUMNI PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU: DASAR PENYUSUNAN STRATEGI PEMBINAAN BERKELANJUTAN

Main Article Content

Gallant Karunia Assidik
Febriyanto Arif Nugroho
Mellyonisa Athariq Samsulhadi

Abstract

Kemahiran berbahasa Indonesia merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki oleh alumni Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai calon pendidik profesional. Tes Kemahiran Berbahasa Indonesia (TKBI) dapat dimanfaatkan sebagai instrumen untuk memetakan tingkat kemahiran berbahasa sekaligus menjadi dasar penyusunan program pembinaan yang tepat. Penelitian ini
bertujuan mendeskripsikan hasil pemetaan kemahiran berbahasa Indonesia alumni PPG Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berdasarkan hasil TKBI serta merumuskan strategi pemantapan kemahiran berbahasa melalui pemanfaatan hasil tes tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil TKBI alumni PPG UMS dan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi tingkat kemahiran berbahasa serta aspek-aspek kebahasaan yang memerlukan penguatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemahiran berbahasa Indonesia alumni PPG bervariasi. Aspek yang masih memerlukan peningkatan meliputi keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara. Permasalahan yang dominan ditemukan berupa ketidaktepatan penggunaan ejaan, struktur kalimat yang kurang efektif, rendahnya penguasaan kaidah kebahasaan sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), serta terbatasnya kemampuan menulis akademik. Pemanfaatan hasil TKBI sebagai dasar pelaksanaan pelatihan dan pembinaan terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan peserta dalam menghasilkan tulisan yang lebih sistematis, efektif, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Temuan ini menegaskan bahwa TKBI tidak hanya berfungsi sebagai instrumen evaluasi
kemahiran berbahasa, tetapi juga sebagai dasar penyusunan program pembinaan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi berbahasa alumni sehingga lebih siap menghadapi tuntutan akademik dan profesional. 

Article Details

Section
Articles