SIMBOLISME DAN MITOS DALAM MANTRA SERIBU TAWAR DAYAK MAANYAN: KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
Main Article Content
Abstract
Mantra Seribu Tawar merupakan salah satu bentuk sastra lisan masyarakat
Dayak Maanyan yang digunakan dalam praktik pengobatan tradisional dan
diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari sistem pengetahuan
budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik dan
mitos yang terkandung dalam Mantra Seribu Tawar Dayak Maanyan melalui
kajian semiotika Roland Barthes. Penelitian menggunakan metode
deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika. Data penelitian berupa
teks Mantra Seribu Tawar yang diperoleh melalui dokumentasi dan
wawancara dengan informan di Desa Tetei Lanan, Kabupaten Barito Selatan,
Provinsi Kalimantan Tengah melalui narasumber sebagai penamba tradisi
pengobatan Dayak Maanyan. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap
pemaknaan Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos.