PERAN IT DAN AI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

Main Article Content

Husni Mubarak
Andi Muhammad Yahya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan mahasiswa STKIP Paris Barantai terhadap pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam penciptaan sastra serta mengidentifikasi potensinya sebagai media penguatan diplomasi bahasa Indonesia di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 230 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada semester II, IV, VI, dan VIII. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima tingkat dan dianalisis melalui statistik deskriptif dengan menghitung frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan mahasiswa terhadap AI berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 84,56%. Persepsi terhadap manfaat AI memperoleh nilai tertinggi (88,41%), diikuti kontribusi AI dalam penguatan diplomasi bahasa Indonesia (86,17%), pemanfaatan AI dalam penciptaan sastra (84,26%), dan etika penggunaan AI (79,38%). Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memandang AI sebagai teknologi yang mampu meningkatkan kreativitas, produktivitas akademik, dan kualitas penciptaan karya sastra sekaligus mendukung promosi bahasa dan budaya Indonesia melalui ruang digital. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi literasi AI dalam kurikulum pendidikan tinggi, penyusunan pedoman etika penggunaan AI, serta pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang inovatif untuk memperkuat diplomasi bahasa Indonesia dan daya saing lulusan pada era transformasi digital. 

Article Details

Section
Articles