GENERATIVE AI SEBAGAI SCAFFOLDING PENULISAN ILMIAH DAN ETIKA AKADEMIK MAHASISWA NON-EKSAKTA

Main Article Content

Ihramsari Akidah
Muhajir

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Generative Artificial Intelligence (GenAI) sebagai scaffolding terhadap kemampuan menulis ilmiah dan etika akademik mahasiswa non-eksakta Universitas Muslim Indonesia, serta merancang modul instruksional berbasis praktik terbaik. Penelitian menggunakan kerangka mixed methods dan Research and Development. Data empiris yang tersedia berasal dari survei awal dan analisis draf 100 mahasiswa: 88% menggunakan ChatGPT atau Gemini secara reguler, 62% melakukan zero-drafting, dan rata-rata Similarity Index mencapai 42%. Untuk memperlihatkan bentuk analisis bagi seluruh rumusan masalah, naskah sumber menyusun simulasi kuasi-eksperimen dengan masing-masing 50 mahasiswa pada kelas eksperimen dan kontrol. Dalam simulasi tersebut, skor menulis kelas eksperimen meningkat dari 61,84 menjadi 82,36, lebih tinggi daripada kontrol yang meningkat dari 62,10 menjadi 70,42; perbedaan post-test 11,94 poin, p<0,001, d=1,85. Skor etika eksperimen meningkat dari 63,2 menjadi 87,4, disertai penurunan zero-drafting menjadi 8% dan median Similarity Index menjadi 14,6%. Produk yang dirancang berupa modul enam unit dengan alur diagnosis– scaffolding–fading–audit. Simulasi validasi dan penerimaan masing-masing mencapai 91,5% dan 90,1%. Hasil menunjukkan potensi GenAI sebagai bantuan bertahap yang mempertahankan kepemilikan intelektual mahasiswa. Namun, seluruh angka selain n=100, 88%, 62%, dan 42% merupakan simulasi analitis dan wajib diganti dengan data lapangan sebelum digunakan sebagai klaim penelitian final. 

Article Details

Section
Articles