REPRESENTASI LITERASI EMOSIONAL DALAM SASTRA ANAK: KAJIAN EMOTIONAL LITERACY CLAUDE STEINER PADA BUKU CERITA ANAK GUO

Main Article Content

Inno Cahyaning Tyas
Rusdhianti Wuryaningrum

Abstract

Literasi emosional merupakan kemampuan mengenali, mengungkapkan, memahami, dan mengelola emosi yang berperan penting dalam perkembangan sosial anak. Sastra anak memiliki potensi sebagai media pengembangan literasi emosional melalui pengalaman emosional yang dihadirkan dalam cerita. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi lima dimensi Emotional Literacy menurut Claude Steiner dalam buku cerita anak Anak Guo karya Desti Natalia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data berupa buku cerita Anak Guo, sedangkan data penelitian berupa narasi, dialog, tindakan, dan peristiwa yang merepresentasikan lima dimensi Emotional Literacy. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anak Guo merepresentasikan lima dimensi Emotional Literacy, yaitu Emotional Awareness, Emotional Expression, Speaking about Emotions and Their Causes, Empathy, serta Giving and Receiving Strokes. Kelima dimensi tersebut saling berkaitan dalam membentuk proses literasi emosional tokoh melalui pengenalan emosi, pengungkapan emosi, komunikasi penyebab emosi, empati, hingga pemberian dan penerimaan dukungan emosional. Temuan ini menunjukkan bahwa Anak Guo tidak hanya menyajikan nilai moral, tetapi juga merepresentasikan pembelajaran sosial-emosional yang relevan bagi perkembangan literasi emosional anak. 

Article Details

Section
Articles