MEREKONSTRUKSI PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA MELALUI LITERASI DIGITAL DAN KOLABORASI GLOBAL

Main Article Content

Isah Cahyani
Yeti Mulyati
Vismaia S. Damaianti
Siti Arina Hasanah

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital menuntut adanya rekonstruksi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi global. Perkembangan teknologi informasi, kecerdasan buatan, serta arus komunikasi transnasional telah mengubah pola literasi generasi muda, termasuk cara mereka membaca, menulis, berkomunikasi, dan mengapresiasi karya sastra. Namun, praktik pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia masih cenderung konvensional, berpusat pada guru, serta belum sepenuhnya mengintegrasikan literasi digital dan kolaborasi global secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi rekonstruksi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia melalui penguatan literasi digital dan kolaborasi global sebagai upaya membangun kompetensi abad ke-21 sekaligus memperkuat identitas budaya bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis kritis terhadap berbagai literatur nasional dan internasional yang relevan dengan literasi digital, pedagogi bahasa, pembelajaran sastra, dan pendidikan global. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, kreatif, dan multimodal melalui pemanfaatan media digital, platform pembelajaran daring, digital storytelling, serta ekosistem sastra digital. Selain itu, kolaborasi global memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, berpikir kritis, kreativitas, dan kesadaran global tanpa kehilangan identitas nasional. Artikel ini juga menawarkan model rekonstruksi pembelajaran berbasis integrasi literasi digital dan kolaborasi global yang menempatkan guru sebagai fasilitator transformasi pembelajaran humanistik-digital. Dengan demikian, rekonstruksi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia menjadi strategi penting dalam membangun generasi literat, adaptif, dan kompetitif di tengah tantangan globalisasi dan disrupsi teknologi. 

Article Details

Section
Articles