PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP INTEGRASI KECERDASAN ARTIFISIAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap integrasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya terkait kemudahan penggunaan, manfaat pembelajaran, keterampilan menulis akademik, pengembangan berpikir kritis, serta risiko dan etika penggunaan AI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 116 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Lambung Mangkurat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa yang telah menggunakan AI dalam kegiatan akademik. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang terdiri atas 25 pernyataan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) telah menggunakan AI dalam aktivitas akademik, dengan ChatGPT sebagai aplikasi yang paling banyak digunakan. Rata-rata keseluruhan persepsi mahasiswa terhadap integrasi AI sebesar 2,00 yang menunjukkan kecenderungan positif. Aspek keterampilan menulis akademik memperoleh nilai rata-rata tertinggi (2,15), diikuti manfaat AI dalam pembelajaran (2,10), risiko dan etika penggunaan AI (1,99), pengembangan berpikir kritis (1,89), dan kemudahan penggunaan AI (1,87). Temuan ini menunjukkan bahwa AI telah menjadi bagian penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena mampu mendukung pencarian informasi, pembelajaran mandiri, pengembangan keterampilan menulis, dan proses berpikir kritis. Meskipun demikian, mahasiswa juga menyadari pentingnya penggunaan AI secara bertanggung jawab untuk menjaga integritas akademik. Oleh karena itu, diperlukan pedoman yang jelas mengenai pemanfaatan AI dalam pembelajaran agar manfaat teknologi dapat dioptimalkan tanpa mengabaikan etika akademik.