PROGRAM MINI RISET SEBAGAI EKOSISTEM PENGUATAN LITERASI AKADEMIK PESERTA DIDIK PADA SEKOLAH BERORIENTASI GLOBAL

Main Article Content

Kaffah Hemas Safitri

Abstract

Penguatan kompetensi masa depan menuntut sekolah tidak sekadar mendorong minat baca, tetapi juga menumbuhkan budaya berpikir dan menulis ilmiah sejak jenjang menengah. Artikel ini mengkaji Program Mini Riset di SMA Edu Global Cirebon, sekolah berorientasi internasional di bawah Yayasan Kreasi Edulab Indonesia, sebagai sebuah ekosistem penguatan literasi akademik peserta didik, bukan sekadar program pengayaan tunggal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana desain program diterapkan, bagaimana tiap tahapan berkontribusi terhadap pembentukan literasi akademik, bagaimana interaksi antarkomponen
membentuk ekosistem, serta implikasinya bagi pembelajaran Bahasa Indonesia di pendidikan menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik analisis dokumen terhadap arsip pelaksanaan program (workshop guru dan siswa, sidang proposal, sidang akhir, revisi) serta sebelas naskah mini riset peserta didik kelas XI tahun ajaran 2025/2026 sebagai korpus utama. Data dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini membentuk rangkaian tahapan yang saling terhubung—mulai dari penguatan kapasitas guru pembimbing, orientasi metodologi bagi siswa, penyusunan proposal, sidang proposal, pelaksanaan penelitian, penulisan naskah, sidang akhir dengan penguji eksternal dari perguruan tinggi, hingga revisi dan rencana publikasi—yang secara kolektif berfungsi sebagai infrastruktur literasi akademik. Korpus sebelas mini riset menunjukkan keragaman pendekatan metodologis (kualitatif dan kuantitatif) serta lintas bidang kajian, dengan dominasi topik psikologi remaja dan kesehatan mental yang mengindikasikan kecenderungan peserta didik meneliti fenomena yang
dekat dengan pengalaman generasinya sendiri. Sidang proposal dan sidang akhir berfungsi sebagai ruang komunikasi ilmiah yang melatih akuntabilitas argumentatif peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekosistem mini riset berpotensi menjadi model penguatan literasi akademik yang dapat direplikasi pada satuan pendidikan menengah lain. 

Article Details

Section
Articles