GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI MITRA PEDAGOGIS GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Main Article Content

Mira Mirnawat
Figiati Indra Dewi
Roy Efendi
Eri Sarimanah

Abstract

Perkembangan Generative Artificial Intelligence (GenAI) telah mengubah praktik pembelajaran dengan menghadirkan berbagai peluang baru bagi guru dalam merancang, melaksanakan, mengevaluasi, dan merefleksikan pembelajaran. Meskipun demikian, sebagian besar penelitian masih memosisikan GenAI sebagai instructional tool, sedangkan kajian yang menjelaskan AI sebagai mitra pedagogis guru masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Generative Artificial Intelligence sebagai mitra pedagogis guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sekaligus merumuskan model konseptual kemitraan pedagogis guru–AI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Constructivist Grounded Theory. Partisipan penelitian terdiri atas 17 guru bahasa Indonesia yang telah memanfaatkan berbagai aplikasi Generative AI dalam pembelajaran. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan constant comparative analysis
melalui tahapan initial coding, focused coding, axial coding, dan theoretical coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generative AI telah dimanfaatkan guru pada lima dimensi utama, yaitu Co-Planning (3,80), Co-Design (3,97), Co-Facilitation (3,86), Co-Assessment (3,96), dan Co-Reflection (3,88), yang seluruhnya berada pada kategori penggunaan tinggi. Temuan menunjukkan bahwa guru tidak menyerahkan keputusan pembelajaran kepada AI, melainkan memanfaatkan AI sebagai mitra intelektual untuk memperluas alternatif, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat refleksi profesional. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengembangkan Pedagogical Partnership Model of Generative Artificial Intelligence yang menempatkan teacher professional judgment sebagai pusat pengambilan keputusan pedagogis, sedangkan GenAI berfungsi sebagai mitra kolaboratif pada setiap
tahapan pembelajaran. Model ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan kajian Artificial Intelligence in Education sekaligus menjadi acuan bagi pengembangan kompetensi guru pada era transformasi digital. 

Article Details

Section
Articles