PENGUATAN LITERASI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL BANJAR PADA MAHASISWA STKIP PARIS BARANTAI KOTABARU

Main Article Content

Normasunah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi bahasa dan sastra Indonesia berbasis kearifan lokal Banjar pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Paris Barantai Kotabaru. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain explanatory sequential, yaitu pengumpulan data kuantitatif yang dilanjutkan dengan data kualitatif untuk memperkuat hasil penelitian. Sampel penelitian berjumlah 180 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kuantitatif diperoleh melalui angket dengan skala frekuensi lima tingkat, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata dan persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi bahasa dan sastra Indonesia berbasis kearifan lokal Banjar masih berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 2,65. Indikator terendah terdapat pada membaca karya sastra lokal (2,38), pemanfaatan sastra lokal dalam pembelajaran (2,45), dan apresiasi sastra daerah (2,52). Temuan tersebut diperkuat oleh hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan rendahnya pemanfaatan sastra Banjar sebagai sumber belajar serta minimnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan budaya daerah. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya integrasi kearifan lokal Banjar secara lebih sistematis dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di perguruan tinggi. Disarankan pengembangan bahan ajar berbasis budaya lokal, digitalisasi sastra Banjar, serta peningkatan kegiatan literasi dan apresiasi budaya untuk memperkuat kompetensi literasi mahasiswa sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah. 

Article Details

Section
Articles