PEMANFAATAN TI (TEKNOLOGI INFORMASI) DAN AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS AKADEMIK MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA DI ERA PENDIDIKAN DIGITAL
Main Article Content
Abstract
Transformasi digital dalam dunia pendidikan telah mendorong pemanfaatan TI (Teknologi Informasi) dan AI (Artificial Intelligence) sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Salah satu keterampilan yang memerlukan dukungan teknologi adalah keterampilan menulis akademik mahasiswa, khususnya pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis peran TI dan AI dalam meningkatkan keterampilan menulis akademik mahasiswa, mengidentifikasi manfaat dan tantangan implementasinya, serta merumuskan strategi pemanfaatan AI yang bertanggung jawab dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, buku, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan yang diterbitkan dalam kurun waktu 2020–2026. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui proses identifikasi, klasifikasi, sintesis, dan interpretasi terhadap berbagai temuan penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan TI dan AI mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menemukan referensi ilmiah, menyusun kerangka tulisan, memperbaiki struktur kalimat, meningkatkan koherensi paragraf, mengoptimalkan tata bahasa, serta mempercepat proses revisi naskah akademik. Berbagai aplikasi berbasis AI juga berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi proses belajar, mendorong pembelajaran mandiri, dan memperkuat literasi digital mahasiswa. Namun demikian, penggunaan AI juga menghadirkan tantangan berupa potensi plagiarisme, ketergantungan terhadap teknologi, penurunan kemampuan berpikir kritis, serta persoalan etika akademik. Oleh karena itu, implementasi AI dalam pembelajaran menulis akademik perlu diarahkan sebagai mitra belajar (learning partner) yang mendukung proses berpikir mahasiswa, bukan sebagai pengganti kemampuan intelektual. Dosen memiliki peran strategis dalam membangun budaya penggunaan AI yang etis, kritis, dan bertanggung jawab sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di era pendidikan digital.