PERNIKAHAN PEREMPUAN BAJO DI KALEDUPA, WAKATOBI: POTRET DAERAH TERISOLIR DAN RUMAH TANPA SEKAT
Main Article Content
Abstract
Pernikahan dini menjadi isu yang menyita perhatian berbagai lembaga pemerhati anak dan perempuan. Meskipun, pemerintah telah melarang praktik pernikahan dini namun pada adat Suku Bajo Wakatobi, praktik pernikahan dini merupakan suatu hal yang biasa. Tujuan penelitian ini memetakan pernikahan dini khususnya di Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografis. Desain penelitian ini deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian dua belas orang terdiri atas pelaku pernikahan dini, kepala sekolah, guru, tokoh masyarakat suku Bajo, dan Staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wakatobi. Sumber data lain diperoleh dari observasi pada pemukiman pelaku perkawinan anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya faktor penyebab pernikahan dini meliputi daerah yang terisolir; rendahnya kesadaran akan pendidikan; rumah tanpa sekat dan pengaruh media sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pencegahan pernikahan dini perlu diperjuangkan melalui kesadaran individu dan pengawasan orang tua serta pengaruh media sosial agar terbangun kepercayaan diri perempuan dalam mengambil keputusan bagi kehidupan perkawinannya.