PRINSIP DESAIN STIMULUS AUTENTIK DALAM E-ASESMEN LITERASI MEMBACA BERORIENTASI PISA
Main Article Content
Abstract
Transformasi asesmen literasi membaca pada era digital menuntut pengembangan stimulus yang tidak hanya memanfaatkan teknologi sebagai media penyajian, tetapi juga mampu merepresentasikan kompetensi literasi membaca sesuai karakteristik Programme for International Student Assessment (PISA). Namun, pengembangan e-asesmen di sekolah masih cenderung berfokus pada digitalisasi instrumen, sementara prinsip-prinsip desain stimulus autentik yang mendukung proses kognitif membaca belum
banyak dirumuskan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan merumuskan prinsip desain stimulus autentik dalam e-asesmen literasi membaca berorientasi PISA berdasarkan hasil penelitian pengembangan e-asesmen pada jenjang SMP. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis terhadap hasil penelitian pengembangan e-asesmen dan studi dokumentasi. Data diperoleh dari dokumen pengembangan produk, hasil validasi ahli, serta temuan implementasi e-asesmen. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi karakteristik stimulus yang konsisten mendukung ketercapaian kompetensi literasi membaca dan menyintesisnya menjadi seperangkat prinsip desain. Hasil penelitian menunjukkan prinsip utama dalam perancangan stimulus, yaitu keautentikan, multimodalitas, kontekstualitas, keselarasan dengan proses kognitif membaca PISA,
kompleksitas bertahap, dan keterbacaan dalam lingkungan digital. Prinsipprinsip tersebut memberikan landasan bagi pengembangan stimulus yang mampu mendukung pengukuran kemampuan mengakses, mengintegrasikan, mengevaluasi, dan merefleksikan informasi secara lebih kontekstual. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru, peneliti, dan pengembang asesmen dalam merancang stimulus e-asesmen literasi membaca yang lebih autentik, relevan, dan selaras dengan karakteristik PISA.