STRATEGI KESANTUNAN BERBAHASA WARGANET DALAM MERESPONS KEBIJAKAN MAKAN BERGIZI GRATIS DI MEDIA SOSIAL
Main Article Content
Abstract
Media sosial telah menjadi ruang publik baru bagi masyarakat Indonesia untuk menyampaikan sikap terhadap kebijakan pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menuai pro dan kontra. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi kesantunan berbahasa yang digunakan warganet dalam kolom komentar instagram terkait isu MBG. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa 31 tuturan pada kolom komentar akun Instagram @_storytime.1, dianalisis menggunakan teori strategi kesantunan Brown dan Levinson (1987) yang mencakup bald on record, kesantunan positif, kesantunan negatif, dan strategi tidak langsung (off record). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 data, strategi off record paling dominan digunakan (12 data atau 38,7%), diikuti bald on record (8 data atau 25,8%), kesantunan negatif (7 data atau 22,6%), dan kesantunan positif (4 data atau 12,9%). Dominasi strategi off record mengindikasikan bahwa warganet lebih memilih menyampaikan kritik terhadap kebijakan publik secara implisit, melalui sindiran, ironi, dan implikatur, dibandingkan strategi kesantunan negatif yang formal. Temuan ini berbeda dari penelitian-penelitian terdahulu pada isu kritik terhadap figur pemerintah yang umumnya menemukan dominasi kesantunan negatif, sehingga menunjukkan bahwa isu MBG memunculkan pola kesantunan berbahasa yang khas.