BENTUK DAN MAKNA BAHASA SINDIRAN PADA KOLOM KOMENTAR TIKTOK AKUN LAMBE TURAH OFFICIAL (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)

Main Article Content

Yetty Morelent
Huswatun Hasanah
Rio Rinaldi

Abstract

Penggunaan bahasa sindiran pada media sosial semakin meningkat seiring
berkembangnya komunikasi digital, khususnya pada kolom komentar
TikTok. Bahasa sindiran digunakan sebagai sarana menyampaikan kritik,
ejekan, maupun penilaian terhadap suatu peristiwa dengan berbagai bentuk
dan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk bahasa
sindiran serta makna bahasa sindiran yang terdapat pada kolom komentar
akun TikTok Lambe Turah Official. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa,
dan kalimat yang mengandung bahasa sindiran pada kolom komentar akun
TikTok Lambe Turah Official. Data dikumpulkan melalui teknik baca, catat,
dokumentasi, dan tangkapan layar (screenshot), kemudian dianalisis
melalui tahap identifikasi, pengelompokan, pendeskripsian, dan penarikan
simpulan. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 77 data bahasa sindiran yang
terdiri atas 21 data ironi, 32 data sinisme, 8 data sarkasme, 13 data satire,
dan 3 data inuendo. Berdasarkan analisis makna ditemukan 69 data
bermakna denotatif dan 8 data bermakna konotatif. Bentuk bahasa
sindiran yang paling dominan adalah sinisme, sedangkan bentuk yang
paling sedikit ditemukan adalah inuendo. Penelitian ini menunjukkan bahwa
kolom komentar TikTok menjadi ruang bagi masyarakat untuk
menyampaikan kritik, penilaian, dan respons terhadap berbagai fenomena
sosial melalui penggunaan bahasa sindiran yang dipengaruhi oleh konteks
komunikasi dan kondisi sosial. 

Article Details

Section
Articles