Penguatan Literasi Sastra Melalui Kajian Terhadap Gaya Penceritaan Kumpulan Cerpen Gergasi Karya Danarto
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini ditujukan sebagai upaya penguatan literasi sastra melalui kajian yaitu mendeskripsikan gaya penceritaan Danarto dalam kumpulan cerpen Gergasi, metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sedangkan pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan stilistika untuk mengkaji gaya penceritaan dalam kumpulan cerpen Gergasi. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan cerpen Gergasi karya Danarto sebanyak 7 judul cerpen dari 13 judul yang ada. Metode kerja dalam penelitian yaitu; (1) membaca dan memahami secara seksama cerpen; (2) mengidentifikasi dan menandai data dalam cerpen- cerpen yang dijadikan sumber data; (3) mengumpulkan dan selanjutnya mengelompokkan data-data yang menunjukkan gaya penceritaan pengarang sesuai dengan fokus penelitian; (4) menganalisis dan mendeskripsikan data berdasarkan fokus penelitian; serta (5) menyimpulkan gaya penceritaan yang ditemukan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu: 1) teknik pelukisan peristiwa, sebagian besar dan yang paling unik dari beberapa cerpen digunakan teknik memberikan dentuman pada bagian awal cerita sehingga energi untuk berpikir keras dalam memahami bagian pembuka ini sangat terasa; 2) teknik pelukisan tokoh, kemenarikan pelukisan tokoh dalam cerpen-cerpen Danarto ini adalah pelukisan arus kesadaran sehingga pengarang dengan sangat liar dan bebas melukiskan tokoh seperti tokoh Ibu yang dilukiskan lewat keagungan karakternya mampu menembus ruang dan waktu yang kemudian disusul putranya yaitu tokoh saya; dan 3) teknik penggunaan bahasa, bahasa yang digunakan sangat kompleks idiom-idiom yang dipakai Bahasa Jawa, asing (Inggris), penggunaan bahasa yang sangat akrap menyatu dengan alam, tumbuhan, hewan, dan bebatuan, sehingga semuanya bisa berbicara seperti layaknya manusia. Penggunaan diksi dan figurative language dan metafor- metafor sangat mendukung intensitas makna.