Bahasa Indonesia di Media Sosial: Tren, Tantangan, dan Adaptasi di Era digital

Main Article Content

Husni Mubarak

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fenomena penggunaan bahasa digital mahasiswa STKIP Paris Barantai Kotabaru pada media sosial serta implikasinya terhadap kesadaran berbahasa akademik. Penelitian ini penting dilakukan karena media sosial telah menjadi ruang utama komunikasi mahasiswa, yang secara tidak langsung membentuk kebiasaan berbahasa mereka. Dengan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldan a. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa kerap menggunakan bahasa tidak baku, singkatan, akronim, campur kode, dan kosakata baru yang mencerminkan kreativitas serta kebutuhan efisiensi komunikasi. Fenomena ini memperkuat solidaritas dan identitas digital, tetapi berdampak negatif terhadap kemampuan membedakan ragam formal dan nonformal dalam penulisan akademik. Temuan wawancara mengindikasikan kesulitan mahasiswa dalam menjaga konsistensi bahasa baku pada tugas kuliah. Oleh karena itu, penguatan literasi kebahasaan yang terintegrasi dengan literasi digital sangat diperlukan untuk menyeimbangkan fleksibilitas berbahasa dengan disiplin akademik.

Article Details

Section
Articles