Integrasi Sastra Lisan digital Ke Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Penguatan Literasi Budaya

Main Article Content

Moh. Badrih

Abstract

Di era digital yang sarat tantangan terhadap pelestarian budaya lokal, integrasi sastra lisan digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi strategi inovatif untuk memperkuat literasi budaya siswa. Penelitian ini bertujuan merumuskan model integrasi sastra lisan Madura berbasis digital ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia guna meningkatkan apresiasi dan pemahaman siswa terhadap kekayaan budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif, melibatkan 104 siswa dari tiga SMA di Kabupaten Sumenep sebagai subjek utama. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta evaluasi pretest dan postest literasi budaya. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada empat aspek: sikap (naik 39,96%), pemahaman (45,65%), keterampilan (33,70%), dan apresiasi budaya lokal (43,37%), dengan rata-rata peningkatan keseluruhan literasi budaya sebesar 40,52%. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan sastra lisan digital tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan berbahasa, tetapi juga membangun kesadaran budaya.

Article Details

Section
Articles