Peran Keterampilan Membaca Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Literasi Mahasiswa

Main Article Content

Nurhalimah

Abstract

Penelitian ini menggunakan Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar ini adalah ADDIE Model yang merupakan salah satu model desain pembelajaran sistematik. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analisis (analyze), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (development), (4) implementasi (implementation), dan (5) evaluasi (evaluation). Secara visual tahapan ADDIE kedua validator, produk yang akan dikembangkan mendapat nilai 4,2 dengan kategori layak dari dosen ahli materi dan 4,3 dengan kategori layak dari dosen ahli media Dari skor pretest dan posttest didapat rata-rata skor N-Gain yaitu 0,72. Berdasarkan kriteria Melzer bahwa jika rerata skor N-Gain lebih dari 0,7 maka termasuk kriteria "Tinggi". Berdasarkan kriteria Hake, R.R. (1999) pengukuran dilakukan pada prosentase skor N Gain, dan apabila skor persentase N-Gain berada antara 56-75 maka termasuk kriteria "Cukup Efektif. Dari hasil perhitungan pada tabel di atas diketahui bahwa nilai rerata N-Gain 0,72 yang artinya tingkat kelayakan dari Aplikasi flipbook yang dikembangkan termasuk dalam kriteria "tinggi" dan skor persentase N-Gain menunjukkan angka 75.04 artinya aplikasi flipbook yang dikembangkan memenuhi kriteria "Cukup Efektif" untuk digunakan dan berpengaruh terhadap bahan ajar menulis cerpen menggunakan flipbook. Penggunaan bahan ajar menulis teks cerpen menggunakan flipbook untuk siswa SMK kelas XI dapat dijadikan sebagai bahan ajar tambahan dalam pembelajaran menulis teks cerpen di sekolah.

Article Details

Section
Articles